Ahad, 27 Mac 2011

renungan dan iktibar...

Semoga madah ini dapat menyedarkan kita tentang dosa yang selalu kita lupakan , moga dengan mengingati dosa , datang rasa kehambaan , kerana rasa inilah yang Tuhan mahu di dalam sebarang tindakan.moga hati lebih lunak utk rapat dengan Tuhan
1- "Setiap hari kiralah dosa-dosa kamu, setidak-tidaknya mengingatinya, janganlah kenang kebaikan kamu, anggap sahajalah tidak ada kebaikan"
2- "Merintihlah dengan dosa, janganlah merintih dengan buta, menangislah dengan dosa, jangan menangis dengan orang menghina, sedihlah dengan dosa, janganlah sedih dengan orang kata."
3- "Kita hamba Allah ini kenalah menyesal selalu, lebih-lebih lagi di waktu bersalah, mengeluhlah selalu nasib kita belum tahu, merintihlah selalu terutama dengan dosa-dosa kita, mengakulah lemah di hadapan Tuhan sekalipun kita serba ada, menangislah selalu kerana kita tidak dapat elak dari dosa moga-moga dengan cara ini Allah rahmati kita."
4- "Jika kita mengingati dosa kita, tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan"
5- "Jika kita membuat dosa, tidak terasa dengan dosa, kita telah membuat dua kali dosa, satu kerana dosa yang dibuat, keduanya kerana tidak merasa berdosa."
6- "Rasakanlah diri kita sentiasa berdosa, sekalipun kita tidak nampak dosa kita, apatah lagi jika nampak, agar kita dapat mengekalkan sifat kehambaan yang kita ini memang hamba."
7- "Sebenarnya hukuman Allah kepada manusia di atas kesalahannya setiap hari berlaku. Cuma berat atau ringan dan bentuknya tidak sama di antara satu sama lain. Namun manusia tidak mahu juga dijadikan pengajaran. Justeru itu layaklah manusia ini dihukum sekali lagi di Akhirat kelak".
8- "Banyak orang mengambil berat tentang dosa-dosa lahir tetapi mengabaikan dosa-dosa batin."
9- "Banyakkan mengingat dosa-dosa kita daripada mengingat amal kebajikan kita, cara ini lebih menyelamatkan kita di Akhirat kelak."
10- "Orang yang halus perasaannya, orang lain yang bersalah dia yang rasa bersalah, orang lain yang buat dosa dia yang merasa berdosa, ada orang mati kelaparan, dia yang merasa bersalah. Betapalah kalau dia sendiri yang bersalah atau buat dosa, terseksa jiwanya sepanjang masa."
11- "Dosa walaupun kecil jangan diremeh-remehkan, dosa tetap dosa, dosa tetap dianggap derhaka, dosa sekalipun kecil kalau Allah tidak ampunkan tetap Neraka."
12- "Adakalanya orang yang menyalahkan orang yang membuat salah, dosanya lebih besar daripada orang yang membuat kesalahan, atau membuat dosa kalau dosa itu tersembunyi dibongkarnya, atau menuduh atau menghukum, terlebih atau keterlaluan daripada kesalahan yang dibuatnya."
13- "Dua orang atau lebih yang membuat satu dosa yang sama nilainya, setiap orang itu rasa berdosa tidak sama, mesti ada lebih, ada kurangnya mengikut ketaqwaan masing-masing, atau mengikutlah tingkatan iman masing-masing."
14- "Kalau orang telah mengabaikan dosa-dosa lahir, dosa-dosa batin lebih-lebih lagi terabai"
15- "Kalau seseorang itu tidak bimbang dengan dosa lebih-lebih lagi setelah terlibat dengan dosa tidak pun hati merintih dengan dosa itu ditakuti mati di dalam suul-khatimah."
16- "Hidup di dunia ini macam mimpi aja, kerana terlalu singkatnya dibandingkan hidup di Akhirat yang kekal abadi. Masanya tiada bertepi. Gambarkan kalau di Syurga alangkah indahnya, jika di Neraka alangkah parahnya."
17-"Tidak mesti benda yang besar itu bernilai atau yang paling bernilai. Di dunia ini benda yang paling bernilai dan mahal, ialah benda yang paling kecil iaitu intan dan mutiara. Begitulah amal ibadah di sisi Allah itu, Allah tidak mengukur tentang banyak atau dipandang besar, tapi amal ibadah yang paling ikhlas yang kita buat, sekalipun ibadah itu kecil sahaja pada pandangan mata manusia."
18-"Orang yang bergantung kepada amal ibadah, ibadahnya menghijab di antaranya dengan Allah."
19- "Anggaplah kita ini orang dagang di dunia ini, bahkan merasakan demikian setiap waktu, agar kita tidak terpaut dengan dunia, dan mendorong kita buat persiapan untuk balik ke Akhirat, dengan cara ini Insya-Allah kita akan selamat"


20- "Kalau seseorang itu dianggap bodoh kerana tidak membuat persiapan di hari tua yang masanya terlalu terbatas.Logiknya lebih bodoh lagilah orang yang tidak membuat persiapan di waktu selepas mati yang masanya tidak berkesudahan."

10 laluan selamat

1. Laluan Menuju ke Kubur
* Jauhkan dari perbuatan mengumpat dan mengeji
* Hindarkan perasaan irihati (benci)
* Jangan teroengaruh dengan emas/ perak
* Sucikan qada' hajat dengan istibra (berak/ kencing).


2. Laluan untuk Berjumpa Izrail
* Bersihkan diri dengan bertaubat
* Gembirakan hati orang mukmin
* Bayar semula qada' yang tertinggal
* Kasih sepenuh hati kepada Allah Taala.


3. Laluan untuk Bertemu Mungkar Nakir
* Mengucap dua kalimah syahadah
* Suka memberi sedekah
* Berkata benar
* Bersihkan dan perbaiki hati.


4. Laluan untuk Memberatkan Timbangan
* Belajar atau mengajar ilmu yang bermanfaat
* Sucikan perkataan dan pakaian
* Bersyukur dengan yang sedikit
* Suka dan redha dengan yang didatangkan oleh Allah.


5. Laluan Memantapkan Amalan
* Jauhkan perkataan yang sia-sia
* Pendekkan cita-cita dunia
* Banyakkan puji-pujian kepada Allah
* Banyakkan sedekah dan akhirat.


6. Laluan Melalui Titian Siratul Mustaqim
* Kasihilah ailia' Allah Taala
* Berbaktilah kepada kedua ibubapa
* Berpegang teguh dengan hukum syarak
* Bercakap perkataan yang baik sesama makhluk.


7. Laluan Menjauhkan Diri dari Neraka
* Banyakkan membaca al-Quran
* Banyakkan menangis kerana dosa-dosa yang lalu
* Tinggalkan perkara maksiat
* Jauhkan segala yang haram.


8. Laluan untuk Memasuki Syurga
* Membuat kebajikan seberapa banyak yang boleh
* Kasihi orang yang soleh
* Kerjakan segala suruhan-suruhan Allah
* Merendahkah dri di antara semua makhluk Allah.


9. Laluan Berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW
* Kasihilah Nabi Allah
* Kasihilah Rasulullah SAW
* Tuntutilah yang difardhukan oleh Allah
* Banyakkan selawat Nabi Muhammad SAW.


10. Laluan untuk Bertemu Allah
* Serahkan seluruh jiwa raga kepada Allah
* Hindarkan diri dari menderhaka kepada Allah
* Betulkan dan baikkan i'tiqad kepada Allah
* Bencikan segala yang diharamkan-Nya

Ya Allah.....Perkenankanlah Doa Kami Ini

Ya Allah,
Sesungguhnya kami memohon kepadamu,
Seindah-indah Persoalan,
Sebaik-baik Doa,
Sebagus-bagus keuntungan,
Seindah-indah Pekerjaan,
Sebaik-baik pahala,
Sebaik-baik kehidupan,
Sebaik-baik kematian,
Tetapkanlah kami dalam kebenaran
Beratkanlah timbangan amalan kami
Kukuhkanlah iman kami,
Tinggikan kedudukan kami,
Terimalah solat kami,
Dan ampunkanlah kesalahan kami
Kami memohon kepadaMu kedudukan yang tinggi dalam SyurgaMu
Ya Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyanyang Perkenankanlah Doa Kami Ini...
Aminn Ya Rabb....

Ternyata HIDUP itu SEDERHANA..

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
”Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.”
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
”Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.”
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”
”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.”
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”
”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.”
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?” Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”
”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.”
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
”Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.”
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.”

aura warna mengikut hari

ISNIN = PUTIH

Warna putih merupakan warna yang merangsang kelenjar Pineal dan kelenjar Pitutary. Menurut teori warna putih ini, seseorang itu perlu mempunyai tidur yang cukup untuk menghadapi hari Isnin. Kerana tidur yang tak cukup akan membuatkan badan terasa lemah dan malas untuk berkerja atau ke kelas. Hari Isnin merupakan hari yang baik untuk pencetusan idea baru di mana kekuatan hari Isnin adalah lebih reatif dan efisyen.

Jika diperhatikan, pada hari Isnin juga, pohon bunga yang berwarna putih juga akan lebih mekar berbanding hari lain. Begitu juga jika ingin menanam pokot itu, pokok berbunga putih akan lebih sukar untuk hidup jika ditanam pada hari lain.

Bagi doktor dan pesakit pula, rawatan yang sesuai dijalankan pada hari ini adalah penyakit lemah semangat, kelesuan, tiada keyakinan diri, halusinasi, nyanyuk dan beberapa penyakit lain yang berkaitan dengan kelenjar Pitutary dan Pineal.

SELASA = PINK

Warna pink pula mempunyai perkaitan dengan bahagian Thalamus. Thalamus berperanan sebagai penjaga kasih sayang dan penghayatan. Hari ini juga merupakan hari yang paling sesuai untuk beremosi (bukan marah-marah ya), tapi untuk meluahkan perasaan kasih sayang. Hari ini juga sesuai untuk mengembara atau bermusafir ke destinasi yang jauh kerana jika berlaku kesesatan sekalipun, ianya dapat diimbangi dengan daya penghayatan yang tinggi pada hari ini.

Jadi, jika kalian memakai pakaian berwarna pink, kuasa pujukan juga akan bertambah kuat. Jangan pula pakai warna merah ya (maaf la kaum Adam sekalian ya hehe) kerana mereka yang dipujuk akan menentang semula.

Rawatan yang sesuai dijalankan pada hari ini adalah migrain, attention-deficit / hyperactivity disorder (kanak-kanak yang bermasalah) atau yang berkaitan dengan bahagian otak Thalamus.

RABU = BIRU

Untuk hari ini, ia merangsang kelenjar Tiroid dan mempunyai hubungan yang baik dengan muzik. Kalau ikut ilmu kedoktoran, pada hari ini, paras hormone thyroxine akan dirembes dalam kadar yang optimum menjadikan segala yang dihasratkan oleh hati dapat diluahkan dengan kata-kata secara lebih berkesan. Oleh itu, hari ini merupakan hari yang terbaik untuk berucap, bercakap, behujah, bersidang, berpidato dan apa-apa sahaja la ang berkaitan dengan ‘percakapan’.

Rujukan para doktor, hari ini kalian sesuai untuk merawat penyakit beguk, tongsel, kerongkong dan semua yang berkaitan dengan tiroid.

KHAMIS = KUNING / OREN

Warna kuning mampu merangsang sistem penghadaman, manakala warna oren adalah warna kesuburan. Pada hari ini, kalian tidak digalakkan untuk makan terlalu banyak pada waktu siang untuk bagi peluang kepada sistem penghadaman menjalankan fungsi dengan sepenuhnya. Maka, sistem penghadaman dapat menghadan segala sisa makanan dalam badan untuk menjadi zat dan tenaga. Pada hari ini juga, asid folik yang amat sukar untuk dihasilkan pada hari biasa tapi akan aktif pada hari ini...

Warna oren juga meransang sistem kesuburan lelaki dan wanita. Oleh itu, sesuai untuk pasangan suami isteri. Cuba kita pandang balik kepada ajaran Islam. Ada benarnya kan – subhanallah

JUMAAT = HIJAU

Warna hijau pula mempunyai tenaga yang baik terhadap jantung dan paru-paru. Pada hari Jumaat, klorofil juga akan aktif membebaskan oksigen. Maka, hari ini juga merupakan hari yang sesuai untuk menjalankan senaman pernafasan, bersenam dan beriadah. Biasanya, pada hari lain kita akan mudah terasa lemas jika berada dalam kesesakan orang ramai. Dan fungsi pernafasan yang baik pada hari ini membolehkan kita berhimpit-himpitan di dalam masjid untuk menunaikan solat Jumaat – bagus sekali kombinasi ini dengan Islam.

Hari ini merupakan hari yang sesuai untuk menjalankan rawatan kardiovaskular dan paru-paru kerana paras oksigen dalam atmosfera yang tinggi.

SABTU = MERAH

Mempunyai hubungan dengan usus, otot, darah, tulang dan saraf. Hari sabtu merupakan hari yang paling sesuai untuk bersosial dan menjalankan aktiviti lasak

AHAD = HITAM

Pada hari ini, zarah-zarah akan tertumpu kepada satu kawasan sahaja berbanding hari lain yang bergerak secara rawak. Dan gerakan zarah ini akan menyamai zarah dalam air walaupun ianya zarah dalam atmosfera. Maka, sepatutnya, warna pada hari ini adalah warna putih, namun menjadi hitam kerana pergerakan zarah yang menyamai sifat air.

Hari Ahad merupakan hari yang paling sesuai untuk beristirehat. Memandangkan penyerakan zarah yang tidak stabil, pemakaian warna hitam akan mengelakkan diri dari terdedah kepada gelombang asing.

Jumaat, 18 Mac 2011

selamat hari lahir.....

ucapan paling istimewa buat dia yg mengerti.....semoga bertambah usia akan bertambahlah juga kematangan dan rezeki serta diberi kesihatan yang baik untuk beribadah mendidik anak bangsa dan beribadat mendekatkan diri denganNYA..insyaALLAH...

Selasa, 15 Mac 2011

SEKARANG AKU MEMILIH…

Aku pernah memikirkan, bahawa setiap manusia pasti ingin punya KEKASIH ....TEMAN SEJATI...Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka mahupun duka. Kebersamaan yang tak terpisahkan.
Namun sekarang aku memilih AMAL SOLEH sebagai kekasihku. Kerana ternyata hanya amal soleh yang terus mau menemaniku, sekalipun aku masuk ke dalam kuburku….
Aku pernah sangat KAGUM pada manusia cerdas, manusia yang kaya sekali, manusia yang berhasil dalam karier hidup dan hebat dunianya.
Sekarang aku memilih mengganti kriteria kekagumanku, aku kagum dengan manusia yang hebat di mata Allah. Manusia yang sanggup taat dan bertaqwa kepada Allah, sekalipun kadang penampilannya begitu bersahaja……
Dulu aku memilih MARAH kerana merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zalim kepadaku dan menyakitiku dengan kalimat-kalimat sindiran.
Sekarang aku memilih BERSYUKUR dan berterima kasih, kerana ku yakin ada transfer pahala dari mereka..ketika aku mampu memaafkan dan bersabar….
Aku dulu memilih, MENGEJAR dunia dan menumpuknya sebisaku..ternyata aku sadari kebutuhanku hanya makan dan minum untuk hari ini dan bagaimana cara membuangnya dari perutku.
Sekarang aku memilih BERSYUKUR dengan apa yg ada…dan memilih bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini, dengan penuh makna…dan bermanfaat untuk sesama.
Aku dulu berfikir bahawa aku bisa MEMBAHAGIAKAN orangtuaku, saudara dan teman-temanku nanti kalau aku berhasil dengan duniaku…ternyata yang membuat kebanyakan mereka bahagia bukan itu.. melainkan karena sikap, tingkah dan sapaku…. Aku memilih membuat mereka bahagia sekarang dengan apa yang ada padaku...
Dulu aku memilih untuk membuat RENCANA-RENCANA dahsyat untuk duniaku, ternyata aku menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepada-Nya. Tak ada yang bisa menjamin aku besok bertemu matahari. Tak ada yang bisa memberikan garansi aku masih bisa menghirup nafas keesokan hari.
Sekarang aku memilih memasukan dalam rencana-rencana besarku, yang paling utama adalah agar aku selalu SIAP menghadap kepada-Nya…
Ya Allah berilah selalu petunjuk ketika aku MEMILIH… Ya Allah berkahillah dan luruskanlah selalu langkah-langkahku…..

C....I....N....T...A

…CINTA…

Jika ia sebuah CINTA,

dia tak hanya MENDENGAR,
melainkan senantiasa BERGETAR.


jika ia sebuah CINTA,

dia tak mungkin BUTA,
melainkan senantiasa MELIHAT dan MERASAKAN apa yang kita rasakan
jika ia sebuah CINTA,
dia tak akan membuat kita SEDIH,
melainkan senantiasa akan membuat kita BAHAGIA.jika ia sebuah CINTA,
dia tak hanya BERUCAP,
melainkan senantiasa TULUS dari Dalam HATI.jika ia sebuah CINTA,
dia hadir bukan karena PERMINTAAN,
melainkan HADIR karena KETENTUAN dan KATA HATI-lah yang MENGANTARKANNYA.jika ia sebuah CINTA,
dia hadir juga bukan karena PAKSAAN,
melainkan senantiasa HADIR karena PENGORBANAN dan KESETIAAN.

"Dan adapaun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah"
(QS Al-Baqarah:165)

~Nak Couple bleh tak~

Tentu ramai yang tertanya-tanya. Tidak kurang juga yang tidak berpuas hati dengan pernyataaan di atas. Ada yang kata hukumnya harus. Mungkin ada yang kata makruh. Sememangnya kenyataan ini menimbulkan banyak kontroversi, lebih-lebih lagi di kalangan muda-mudi sekarang.
Apa Itu Ber ‘couple’?
Ber ‘couple’ merupakan suatu tradisi atau budaya yang telah dibudayakan oleh masyarakat remaja kini. Bermula dengan saling berpandangan mata, kemudian turun ke hati. Kemudian mereka akan saling mengutus senyuman dan cinta mula berputik. Bila rasa dah cukup sedia, masing-masing mula ‘masuk line’. Ade yang berbalas-balas nota, bagi yang lebih ‘advance’, teknologi SMS digunakan. Akhirnya apabila dua insan berlawanan jantina ini sudah saling suka-menyukai, mereka akan mengisytiharkan ikatan percintaan mereka dan kemudian ber‘couple’.
Pasangan kekasih ini akan merapatkan hubungan mereka serapat-rapatnya.
Kalau di kelas, buat study group ataupun group discussion. Bagi yang kreatif, kad-kad ucapan ‘hand made’ yang pelbagai warna dan rupa akan dikirimkan. Bagi yang mengikuti peredaran semasa, teknologi SMS akan dimanfaatkan sepenuhnya. Kata ganti diri pada asalnya aku-kau ditukar kepada saya-awak, atau bagi mereka yang lebih intim, abang-sayang dan sebagainya.
Kalau diperhatikan pasangan-pasangan yang sedang asyik dilamun cinta ini,hidup mereka tidak menentu, diibaratkan ‘makan tak kenyang,tidur tak lena, mandi tak basah’. Ungkapan-ungkapan cinta seperti ‘sayang awak’, ‘love you’, ‘miss you’ dan sebagainya akan menjadi sebahagian ucapan harian mereka. Sentiasa ceria dan tersenyum gembira, mengenangkan Si Dia yang datang bertandang ke hati.
Ada pasangan yang serius, sampaikan sanggup berjanji nak sehidup-semati. Sanggup bersumpah, setia hingga ke akhir hayat. Ada juga yang hanya sekadar bermain-main, untuk suka-suka, dan sebagainya. Ringkasnya, pelbagai ragam yang boleh dilihat daripada pasangan yang ber‘couple’ ini. Ada yang boleh meneruskan hubungan hingga ke jinjang pelamin dan ada juga yang kecundang di pertengahan perlayaran di lautan percintaan masing-masing.
Mengapa Ber’couple’ Haram?
Ya,mengapa? Sekarang kita kembali kepada persoalan pokok. Di sinilah timbulnya kontroversi di antara kita. Bagi yang ber ‘couple’, sudah tentu perasaan ingin tahu mereka sangat tinggi dan pelbagai hujah ingin dikeluarkan bagi mempertahankan kesucian cinta mereka itu.
Sebagai seorang muslim, untuk menjawab persoalan ini, kita perlulah merujuk kembali kepada manual kita yang telah digarisi oleh Allah S.W.T. iaitu Al-Quran dan panduan iaitu As-Sunnah yang telah diwasiatkan kepada kita oleh junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. yang sepatutnya menjadi pegangan hidup kita.
Ada yang berkata, Allah telah menjadikan makhluk-Nya berpasang-pasangan, lelaki dan perempuan, mengapa tidak boleh bercinta atau ber ‘couple’?
Memang tidak dinafikan,dalam Al-Quran Allah ada berfirman, seperti dalam Surah Yasin(36) ayat 36:
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”
Dan juga firman-Nya dalam Surah Al-Hujrat(49) ayat 13:
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Meskipun begitu, ayat-ayat ini tidak menjelaskan yang kita boleh mengadakan hubungan percintaan dan berkasih kasihan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahram. Banyak larangan Allah dalam Al-Quran yang melarang hubungan-hubungan ini. Percintaan bermula dari mata. Firman Allah dalam Surah An-Nur(24) ayat 30:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”.

Dalam ayat ini, jelas Allah telah memerintahkan kita supaya kita menjaga pandangan kita daripada memandang perkara-perkara yang dilarang, termasuklah memandang wanita bukan mahram serta wajib bagi kita menjaga nafsu. Perintah ini bukan ditujukan kepada kaum Adam sahaja. Dalam ayat yang seterusnya Allah berfirman dalam Surah An-Nur(24) ayat 31: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya,…”.
Dua ayat dari Surah An-Nur ini sebenarnya terdapat dalam sukatan matapelajaran Pendidikan Al-Quran & Sunnah tingkatan 5. Para pelajar tingkatan 5 sepatutnya lebih jelas akan perkara ini. Daripada ayat ini jelas Allah melarang lelaki dan perempuan bukan mahram daripada saling berpandang-pandangan dengan niat untuk suka-suka, apatah lagi untuk memuaskan hawa nafsu.
Dalil yang lebih kuat menetang hubungan percintaan ini terdapat dalam Surah Al-Israa’(17) ayat 32:
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

Ayat ini memeng cukup popular di kalangan kita. Ramai yang apabila ditegur dengan ayat ini akan menjawab, “Kami tidak berzina. Kami berbual-bual je” , “Kami keluar makan je” dan “Kami main SMS je.” Dan pelbagai 1001 alasan lagi. Para pembaca,sila teliti firman Allah tadi.Dalam ayat ini, Allah melarang kita mendekati zina. Allah menggunakan kalimah ‘walaa taqrobuu’ (jangan hampiri) dan bukannya kalimah ‘walaa ta`maluu’ (jangan melakukan). Ini menunjukkan, walaupun kita hanya mendekati zina, ia sudah pun HARAM! Mungkin ada yang tidak jelas dengan maksud menghampiri di sini. Biar kita ambil contoh, jarak kita dengan dewan adalah 50 meter. Apabila kita melangkah setapak ke arah dewan, jarak antara kita dan dewan adalah 49.8 meter. Inilah dikatakan menghampiri dewan. Jadi, bercinta sebelum kahwin dan ber‘couple’ adalah menghampiri zina, dan menghampiri zina adalah HARAM.

Ini adalah dalil-dalil daripada Al-Quran.
Bagaimana pula dengan hadis rasul kita, Nabi muhammad S.A.W? Dalam hadis, baginda rasulullah telah memperincikan jenis-jenis zina. Daripada Abu Hurairah r.a katanya, Nabi S.A.W. bersabda :
“Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menetapkan nasib anak Adam mengenai zina. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Zina mata ialah memandang. Zina lidah ialah berkata. Zina hati ialah keinginan dan syahwat,sedangkan faraj (kemaluan) hanya menuruti atau tidak menuruti”[1]
Hadis kedua; Daripada Abu Hurairah r.a., dari Nabi S.A.W. sabdanya:
“Nasib anak Adam mengenai zina telah ditetapkan. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Dua mata, zinanya memandang. Dua telinga, zinanya mendengar. Lidah, zinanya berkata. Tangan, zinanya memukul. Kaki, zinanya melangkah. Hati, zinanya ingin dan rindu, sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti atau tidak mengikuti.”[2]

Daripada dua hadis ini, jelas Rasulullah menenyenaraikan bahangian-bahagian zina.
Apabila kita memandang Si Dia dengan sengaja,menatapi wajahnya, dan sebagainya, zina mata berlaku. Apabila lidah kita digunakan untuk mengeluarkan kata-kata manis serta puitis, untuk memenangi hati Si Dia, membuatkan Si Dia tertarik kepada kita, lidah berzina. Apabila kita mendengar serta menghayati kelunakkan suaranya, telinga berzina. Apabila berpegangan tangan, berjalan bersama ke arah menghampiri zina, tangan dan kaki berzina. Tetapi, yang paling bahaya ialah, apabila kita merindui Si Dia, memikirkan-mikirkan tentangnya, kecantinkannya, ketampanannya, sifat penyanyangnya, betapa kecintaannya kepada kita, zina tetap berlaku. Biarpun tidak bersua dari segi pancaindera, hati boleh berzina. Tidak mungkin sesuatu hubungan percintaan itu tidak melibatkan penglihatan, percakapan, pendengaran dan perasaan.
Sudah terang lagikan bersuluh, percintaan sebelum berkahwin dan ber ‘couple’ adalah menghampiri zina dan hukumnya adalah HARAM.
Apa Yang Patut Dilakukan?
Bagi yang belum terjebak, adalah dinasihatkan jangan sekali-kali menjerumuskan diri ke lembah percintaan. Susah untuk meninggalkan suatu perbuatan maksiat seperti ini setelah merasai kenikmatannya. Silap-silap boleh terlanjur dan langsung tidak dapat meninggalkannya lagi. Bagi yang sudah terjebak, sedang, ataupun yang mula berjinak-jinak dengan percintaan, sedarlah. Segeralah kita meninggalkan perbuatan maksiat yang tidak diredhai lagi dimurkai Allah ini. Tiada gunanya kita terus melakukan dosa demi meneruskan hubungan terlarang ini demi mendapatkan kebahagiaan duniawi yang sementara ini. Hanya satu jalan sahaja yang menghalalkannya iaitu melalui ikatan pernikahan.

Bagi pasangan-pasangan yang benar-benar serius, diingatkan, semakin manis hubungan sebelum berkahwin, semakin tawar hubungan selepas menjadi suami isteri nanti. Lihatlah ibu-bapa serta atuk nenek kita, keutuhan rumah tangga mereka boleh dilihat sehingga kini tanpa melalui zaman percintaan yang diimpikan remaja-remaja kini.
Setiap dari kita tentu mengidamkan pasangan hidup yang baik. Kita tidak mahu pasangan kita seorang yang tidak beriman. Seburuk-buruk perangai manusia, dia tetap menginginkan seseorang yang bain sebagai teman hidupnya.
Firman Allah dalam Surah An-Nuur(24) ayat 26:
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”
Janji Allah, dia akan mengurniakan kepada lelaki yang baik-baik dengan perempuan yang baik-baik. Begitulah sebaliknya. Allah akan berikan yang baik, denagn syarat, kita juga berusaha menjadi baik serta meilih jalan yang baik serta diredhai-Nya. Bagaimana hendak mendapatkan sebuah keluarga yang bahagia serta diredhai Allah jika pokok pangkal permulaannya sudah pincang, tidak berlandaskan Islam serta tidak diredhai Allah? Mungkin pada mulanya kita menganggap perkara yang kita lakukan ini cukup baik, niatnya baik, caranya pun kita rasakan cukup baik.tetapi sebenarnya, ia adalah rencana syaitan yang membuatkan kita kabur memandang perbuatan yang kita lakukan itu.
Firman Allah dalam Surah Al-‘ankabut(29), ayat 38:
“Dan setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.”
Tak salah bagi seseorang lelaki untuk menyukai seseorang perempuan dan seseorang perempuan menyukai seorang lelaki. Tapi, perasaan ini tidak boleh dilayan dan difikir-fikirkan kerana ianya merupakan hasutan syaitan yang membawa kepada zina hati. Sepatutnya apabila kita terfikir mengenai perkara-perkara ini, kita hendaklah menepisnya dan berhenti terus daripada memikirkannya.
Firman Allah dalam Surah Al-A’raf ayat 201:
“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Para pembaca diingatkan, semua hujah-hujah yang telah diberikan adalah berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah, perintah Allah dan Rasul-Nya. Jika kita menolaknya, sebenarnya kita menolak perintah Allah dan Rasul. Na’uzubillah.
Firman Allah dalam Surah Al-Anfal(8), ayat 20-22:
“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling daripada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),(20) dan janganlah kamu menjadi sebagai orang-orang (munafik) yang berkata: “Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan.(21) Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk pada sisi Allah ialah orang-orang yang pekak dan tuli (tidak mendengar dan tidak memahami kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti.(22).
Orang yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tidak mahu menuruti perintah-perintah Allah. Janganlah kita tergolong dalam golongan ini. Balasan bagi golongan ini ialah neraka jahannam seperti firman Allah dalam Surah Aj-Jaatsiyah(45) ayat 7-11:
“Kecelakaan yang besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,(7) dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya kemudian dia tetap menyombongkan diri seakan-akan dia tidak mendengarnya. Maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.(8) Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok. Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan.(9) Di hadapan mereka neraka Jahanam dan tidak akan berguna bagi mereka Sedikit pun apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak pula berguna apa yang mereka jadikan sebagai sembahan-sembahan (mereka) dari selain Allah. Dan bagi mereka azab yang besar.(10) Ini (Al Qur’an) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka azab yaitu siksaan yang sangat pedih.
(11)”
Akhir sekali, ambillah Islam secara syumul,bukan hanya ambil Islam pada perkara yang disukai, tetapi kita tinggalkan sebahagian yang lain yang tidak sesuai dengan kehendak kita. Firman Allah dalam Surah An-Nisaa’(4) ayat 150-151 :
“ Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasu-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: “Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)”, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),(150) merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan. (151).
Kembalilah ke jalan yang lurus. Tinggalkanlah perkara-perkara maksiat yang telah kita lakukan sebelum ini. Bertaubatlah sementara kita masih ada kesedaran, jangan tunggu sampai kita dibiarkan sesat oleh Allah sehingga hati kita tertutup untuk menerima kebenaran, Surah Aj-Jaatsiah(45) ayat 23:
“ Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”
Memang pada mulanya untuk meninggalkan maksiat-maksiat ini amat susah, tetapi,ia masih wajib kita tinggalkan.
Ingatlah Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah(2) ayat 216:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
Sekali lagi ditegaskan, bercinta sebelum berkahwin dan ber‘couple’ adalah menghampiri zina. Ia adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam dan hukumnya adalah HARAM. Wallahua’lam.


kemaafan dendam yang terindah

Memaafkan itu indah
Memaafkan itu sedekah
Memaafkan itu mengundang Maghfirah-Nya
Memaafkan itu mengundang Rahmah-Nya
Memaafkan itu nikmat
Memaafkan itu lazat
Memaafkan itu melapangkan perasaan
Memaafkan itu melapangkan kesusahan
Memaafkan itu membuka pintu-pintu cinta
Memaafkan itu membuka pintu-pintu dunia
Memaafkan itu membuka pintu-pintu bahagia
Memaafkan itu membuka pintu-pintu surga
Memaafkan itu melepaskan masalah
Memaafkan itu melepaskan rasa susah
Memaafkan itu melepaskan rasa serba salah
Memaafkan itu melepaskan berbagai rasa resah
Memaafkan itu melancarkan pernafasan
Memaafkan itu melancarkan hubungan
Memaafkan itu menambah ketampanan
Memaafkan itu menambah kejelitaan
Memaafkan itu mengikhlaskan
Memaafkan itu menyihatkan
Memaafkan itu mendewasakan
Memaafkan itu mencerdaskan
Memaafkan itu membersihkan diri
Memaafkan itu mengundang rezeki
Memaafkan itu menenangkan hati
Memaafkan itu mengundang redha Ilahi

Sabtu, 12 Mac 2011

suara naluriku berbisik syahdu...

mata tidak mampu dipejam, airmata seakan mahu menitis dikala ini, abnyak benar soalan yang bermain di benak fikiran...mengapa hati terasa sayu waktu ini, rasa diri ini tidak dihargai...hati kecewa bila sayang disia-siakan.. seksanya jiwa memendam rasa, kuserahkan diri pada yang ESA, itulah kasih teragung lagi abadi..jawapan yang sekian lama ku cari akhirnya...ku temui jua..

NALURI beralun merdu...

kadangkala aku berasa amat bertuah
dapat disayangi oleh dirimu
walaupun aku insan yang tidak sesempurna yang diimpi
terkesima aku seketika
mengapa perlu aku bersamamu
dari manakah semua ini bermula
hinggakan sejauh ini kasih tercipta
adakah ini ketentuan dariNYA
jika benar kanku laksana ia sebaiknya
jika tidak rela aku merenggangkan ia
demi insan yang telah tertulis untukmu

walaupun begitu aku bersyukur
syukur kerna kau pernah beraja dalam hatiku
walau hanya seketika cuma
terima kasih atas segalanya
terima kasih atas keperhatinanmu padaku
terima kasih atas kasih sayang yang kau berikan padaku
terima kasih atas semua ini
walaupun berat untukku melepaskan dirimu...

impian yang lebur....moga akan ada sinar bahagia kelak..

yang kuimpi tak pasti, yang ku sangka tak kembali. ku simpan harapan dan cita untuk kita...sama-sama meniti hari bahagia...sendiri..sendiri aku menangisi kejadian lalu..tidakku duga begini akhirnya...tanpa rela aku redha...perginya dia, insan istimewa yang pernah bertakhta dihati...

LUAHAN TINTA TERAKHIR KALI...
tergamam aku disini
merenung di kejauhan tasik kasih
mencongak titipan cinta lalu
mengimbau kenangan semalam
menghitung detik akhir
tersentak seketika di daerah ini
tersedar aku dari lamunan mimpi
aku kini terpinggir dari duniaku sendiri
andai kubisa mengerti
hakikat sebenar sebuah cinta
pastinya hatinya kumiliki kini
namun...
tak mampu aku menolak ketentuanNYA
antara kita tiada penyudahnya
adakah kau tidak berani
atau aku yang tidak memahami
payah benar untuk kau selami hati ini
atau aku yang masih tidak mengerti
kedinginanmu memberi suatu erti
aku sudah tiada lagi dihatimu
lantaran itu kau menyepi
membisu tanpa kata
membuangku jauh dari hatimu
bodohnya aku kerna masih menanti
maafkan aku kerna masih menyayangi
maafkan aku kerna masih menagih kasih
maafkan aku kerna tidak mampu membuang cintamu...dihatiku...

mengharap keajaiban...yang mungkin tidak akan berlaku..

kasih yang dicipta telah musnah kini..wajah yang kabur terus menghilang..wajar atau tidak untuk aku kembali...keliru..aku membisu...tidak pasti benar aku masih mengharap suatu keajaiban...

ANDAI BISAKU SELAM HATINYA
andai bisa kuselam hatinya
pasti aku tidak tertanya-tanya
siapakah aku disisinya
insan biasa atau istimewa

andai kuselam hatinya
mampukah aku menyingkap rasa
apakah aku akan kecewa
atau bisa meraut utas bahagia

andai dapat aku selam hatinya
akan kuanyam tikar setia
menggenggam teguh walaupun bara
bersulam kudus sekalung doa

andai aku dijiwanya
andai dapat ku selam hatinya
akan kupadan sebuah harapan
dapat ku rawat hati nan rawan

tetap tabah hadapi kehidupan
andai tiada aku dihatinya
andai mampu kuselam hatinya...